Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Presiden (atau Ketua Umum) Prabowo Subianto baru-baru ini mengunjungi sebuah tambak udang modern di Kebumen, Jawa Tengah, dan menyaksikan proses panen yang melibatkan ribuan udang yang berhasil ditarik sekaligus.
Momen tersebut menjadi sorotan karena menandai langkah konkret pemerintah dalam memperluas sektor perikanan budidaya, khususnya udang, sebagai upaya diversifikasi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di wilayah pedesaan.
- Lokasi: Tambak modern di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
- Hasil panen: Lebih dari 5.000 kilogram udang dalam satu sesi penarikan.
- Jenis udang: Udang vaname (Litopenaeus vannamei), varietas yang umum dibudidayakan untuk pasar domestik dan ekspor.
- Teknologi: Sistem bioflok dan aerasi otomatis yang meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan air.
Selain melihat langsung hasil panen, Prabowo juga meninjau rencana ekspansi proyek budidaya udang ke provinsi lain, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah menargetkan penambahan kapasitas produksi sebanyak 200.000 ton udang per tahun dalam lima tahun ke depan.
| Provinsi | Target Kapasitas (ton/tahun) | Jangka Waktu |
|---|---|---|
| Jawa Tengah | 80.000 | 2024‑2028 |
| NTT | 50.000 | 2025‑2029 |
| Jawa Barat | 30.000 | 2026‑2030 |
| Sumatera Utara | 40.000 | 2027‑2031 |
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani air, menurunkan tingkat pengangguran, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir udang utama di Asia. Pemerintah juga berencana menyediakan fasilitas kredit bersubsidi dan pelatihan teknis bagi petani lokal yang ingin beralih ke budidaya udang.
Secara keseluruhan, kunjungan Prabowo ke tambak Kebumen menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor perikanan budidaya melalui investasi teknologi, dukungan kebijakan, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, serta lembaga penelitian.