Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMS Group Indonesia (MMSGI), meluncurkan program pengurangan emisi di sektor pertambangan dengan memanfaatkan truk hybrid listrik (truck‑EV). Program ini ditargetkan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 41 % dibandingkan dengan truk konvensional berbahan bakar diesel.
Truk hybrid yang diproduksi bersama mitra teknologi asal Jepang ini menggabungkan mesin diesel berkapasitas 200 hp dengan motor listrik berdaya 80 kW. Selama operasi, motor listrik mendukung akselerasi dan pengereman regeneratif, sementara mesin diesel berfungsi sebagai generator saat daya baterai menipis. Sistem manajemen energi otomatis mengoptimalkan penggunaan bahan bakar sehingga konsumsi diesel berkurang secara signifikan.
| Parameter | Truk Diesel Konvensional | Truk Hybrid‑EV |
|---|---|---|
| Emisi CO₂ (kg/km) | 0,45 | 0,26 |
| Konsumsi Bahan Bakar (L/100 km) | 30 | 17 |
| Jarak Tempuh dengan Baterai (km) | – | 120 |
Dengan perbedaan emisi tersebut, MHU memperkirakan total pengurangan CO₂ mencapai 41 % bila seluruh armada tambang di Indonesia beralih ke truk hybrid dalam lima tahun ke depan. Penghematan bahan bakar diperkirakan mencapai Rp 150 miliar per tahun untuk satu perusahaan tambang besar.
Manfaat lain yang diidentifikasi meliputi:
- Peningkatan efisiensi operasional karena akselerasi yang lebih responsif.
- Pengurangan tingkat kebisingan di area tambang, meningkatkan kenyamanan pekerja.
- Dukungan kebijakan pemerintah yang mengarah pada transisi energi bersih.
MHU juga merencanakan pengembangan jaringan pengisian baterai di kawasan tambang utama, bekerja sama dengan penyedia infrastruktur energi terbarukan. Langkah ini diharapkan mempercepat adopsi kendaraan listrik di industri pertambangan dan menumbuhkan ekosistem inovasi lokal.