Setapak Langkah – 06 Juni 2026 | Dalam sebuah kunjungan kerja di Denpasar, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menyampaikan dukungan penuh terhadap Koperasi Nasional Laskar Juang Indonesia untuk memulai aktivitas bisnis dari sektor hulu. Menteri menekankan bahwa pergeseran fokus produksi ke hulu—seperti pengolahan bahan mentah, pertanian organik, dan pengelolaan sumber daya alam—dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Beberapa poin utama yang disampaikan Menteri antara lain:
- Peningkatan kapasitas produksi: Koperasi Laskar Juang diharapkan mengadopsi teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas pertanian, perikanan, dan kehutanan.
- Pembiayaan yang terjangkau: Pemerintah berkomitmen menyediakan fasilitas kredit bersubsidi bagi anggota koperasi yang ingin mengembangkan usaha hulu.
- Pendidikan dan pelatihan: Program pelatihan manajemen usaha hulu akan diluncurkan secara bertahap, mencakup aspek agribisnis, pengelolaan sumber daya alam, dan pemasaran produk.
- Sinergi lintas sektor: Koperasi diundang berkolaborasi dengan lembaga riset, perguruan tinggi, dan perusahaan swasta untuk memperkuat inovasi.
Ferry juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip ekonomi Pancasila, di mana kepentingan bersama dan keadilan sosial menjadi landasan utama. Dengan menggerakkan koperasi dari hulu, diharapkan tercipta model ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat menurunkan tingkat kemiskinan di wilayah pedesaan.
Pengembangan usaha hulu ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi koperasi lain di seluruh Indonesia, sehingga memperkuat jaringan ekonomi kerakyatan yang mandiri dan resilien.