Setapak Langkah – 07 Agustus 2026 | Menko Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago menanggapi beredarnya video yang mengklaim akan terjadi demonstrasi massal pada bulan Agustus. Ia menegaskan bahwa narasi tersebut tidak memiliki dasar dan mengimbau publik untuk tidak terpengaruh oleh hoaks yang tersebar di media sosial.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Semua aktivitas demonstrasi yang sah harus melalui prosedur perizinan sesuai Undang-Undang No. 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat, Berkumpul, dan Berorganisasi.
- Pihak keamanan tidak menemukan indikasi adanya rencana demonstrasi berskala besar yang dapat mengganggu ketertiban umum.
- Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama yang bersifat sensitif seperti isu keamanan.
Djamari juga menambahkan bahwa penyebaran video palsu dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas. Ia mengajak semua pihak untuk bersikap kritis, mengandalkan sumber resmi, serta melaporkan konten yang mencurigakan kepada otoritas terkait.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama periode menjelang pemilihan umum serta memastikan hak warga untuk menyuarakan aspirasi tetap dilindungi.