Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | JAKARTA, 26 Juni 2024 – Menteri Pertahanan Indonesia, Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Yudhoyono (AHY), mengadakan pertemuan di Kantor Kementerian Pertahanan pada Senin (26/6) untuk membahas isu-isu kritis terkait pengamanan dan pengendalian wilayah udara nasional, khususnya operasional bandara internasional.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Menhan Prabowo Subianto dengan agenda utama meninjau prosedur keamanan, koordinasi lintas lembaga, serta peningkatan infrastruktur penanganan lalu lintas udara di bandara‑bandara yang melayani penerbangan internasional.
- Penguatan keamanan terminal: Kedua menteri menekankan perlunya penambahan perangkat deteksi dini dan peningkatan pelatihan personel keamanan untuk mengantisipasi ancaman siber maupun fisik.
- Koordinasi antarlembaga: Ditekankan pentingnya sinergi antara TNI‑AU, Polri, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, serta Badan Keamanan Laut dalam menanggulangi potensi penyusupan atau pelanggaran ruang udara.
- Peningkatan teknologi pengendalian udara: Rencana integrasi sistem radar modern dan jaringan komunikasi yang terstandarisasi di semua bandara internasional akan dipercepat dalam lima tahun ke depan.
- Pengembangan prosedur darurat: Penyusunan protokol penanganan insiden darurat, termasuk kebakaran, bencana alam, atau serangan teroris, akan direvisi dengan melibatkan pakar keselamatan penerbangan.
Menko AHY menambahkan bahwa kebijakan ini akan berkontribusi pada peningkatan citra Indonesia sebagai destinasi penerbangan yang aman dan handal, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata dan perdagangan internasional.
Selanjutnya, menluaskan kerja sama dengan negara‑negara sahabat dalam bidang pertukaran intelijen dan latihan bersama diharapkan dapat memperkuat pertahanan udara secara menyeluruh.