Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Upacara pengibaran bendera Pusaka di Istana Negara pada peringatan ke-81 Kemerdekaan Indonesia menampilkan tiga pasukan muda yang terpilih melalui proses seleksi ketat Paskibraka. Mereka adalah Harya, Aryo, dan Fachri, masing-masing mewakili provinsi berbeda dan membawa kisah perjuangan yang inspiratif.
Profil singkat masing-masing anggota
- Harya – Asal dari Jawa Barat, berusia 19 tahun, menempuh pendidikan di jurusan teknik sipil. Harya bergabung dengan Paskibraka sejak SMA dan berhasil lolos seleksi regional berkat disiplin fisik serta kemampuan kepemimpinan.
- Aryo – Berasal dari Sumatera Utara, berusia 18 tahun, sedang menempuh studi di bidang ilmu komunikasi. Aryo dikenal memiliki ketelitian dalam gerakan pasukan dan pernah menjadi ketua regu di tingkat kabupaten.
- Fachri – Dari Jawa Timur, berusia 20 tahun, mahasiswa jurusan ilmu komputer. Fachri menonjol dalam ujian menulis dan tes psikologi, serta aktif dalam kegiatan bela negara di kampusnya.
Ketiganya menjalani pelatihan intensif selama enam bulan di Paskibraka Nasional, meliputi latihan fisik, tata cara upacara, serta pembekalan nilai-nilai kebangsaan. Selama masa persiapan, mereka harus menyeimbangkan studi dengan jadwal latihan yang menuntut, termasuk latihan pagi hari, simulasi upacara, dan penyuluhan di sekolah masing-masing.
Dalam wawancara singkat sebelum upacara, Harya menyatakan rasa bangga dapat mengibarkan simbol negara di depan ribuan warga dan tamu negara. Aryo menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air di generasi muda, sementara Fachri mengungkapkan harapan agar pengibaran bendera tahun ini menjadi motivasi bagi para pemuda untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Upacara di Istana Negara berlangsung dengan khidmat, dimulai dengan musik pengiring tradisional, diikuti oleh langkah-langkah terkoordinasi pasukan Paskibraka, dan diakhiri dengan pengibaran bendera yang dikibarkan oleh ketiga anggota tersebut. Momen ini tidak hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga memperlihatkan dedikasi generasi muda dalam menjaga dan menghormati warisan kemerdekaan.
Setelah selesai, Harya, Aryo, dan Fachri kembali ke daerah masing-masing dengan pengalaman berharga yang diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekan sebaya mereka untuk mengikuti jejak Paskibraka dan berperan aktif dalam kehidupan berbangsa.