Setapak Langkah – 14 Juli 2026 | Malaysia mengumumkan kesiapan memulai produksi baterai lithium‑ion berbasis graphene untuk kendaraan listrik pada bulan ini. Proyek ini akan dilaksanakan di kawasan industri Pulau Indah, Selangor, dengan investasi diperkirakan mencapai US$300 juta.
Teknologi graphene yang diterapkan pada sel baterai menjanjikan peningkatan kapasitas energi, kecepatan pengisian, dan stabilitas termal dibandingkan baterai konvensional. Keunggulan utama meliputi:
- Kepadatan energi lebih tinggi, memungkinkan jarak tempuh kendaraan lebih jauh.
- Waktu pengisian yang dipersingkat hingga 30 %.
- Ketahanan siklus hidup lebih lama, mengurangi kebutuhan penggantian.
- Keamanan yang lebih baik berkat konduktivitas termal yang superior.
Target pasar utama proyek ini adalah negara‑negara anggota ASEAN yang tengah mempercepat adopsi kendaraan listrik, antara lain:
- Indonesia
- Thailand
- Vietnam
- Filipina
- Singapura
Berikut perkiraan kapasitas produksi dan alokasi dana:
| Tahun | Kapasitas Produksi (GWh) | Investasi (US$ juta) |
|---|---|---|
| 2024 | 0,5 | 300 |
| 2025 | 1,5 | 150 |
| 2026 | 3,0 | 120 |
Proyek ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja langsung, sekaligus menstimulasi rantai pasokan lokal mulai dari penambangan grafit hingga perakitan modul baterai. Selain itu, kehadiran produksi dalam negeri diharapkan dapat menurunkan ketergantungan Malaysia pada impor baterai, selaras dengan kebijakan nasional untuk mendukung transisi energi bersih.
Meski prospek positif, tantangan seperti kebutuhan tenaga kerja terampil, keamanan pasokan bahan baku graphene, serta persaingan dari produsen baterai lain di kawasan masih harus dihadapi. Pemerintah berjanji akan memberikan insentif fiskal dan pelatihan vokasional untuk memperkuat ekosistem industri.
Jika target produksi tercapai tepat waktu, Malaysia dapat mulai mengekspor baterai ke pasar ASEAN pada akhir 2024, memperkuat posisinya sebagai hub teknologi baterai di Asia Tenggara dan mendukung ambisi kawasan untuk mengurangi emisi transportasi.