Setapak Langkah – 14 Juli 2026 | Jalan Persimpangan Operasional (JPO) Tendean di Jakarta Selatan kembali menjadi sorotan publik pada hari Rabu sore setelah sebuah truk pengangkut crane besar tersangkut di atas jembatan penyeberangan. Insiden tersebut memicu kemacetan yang meluas ke beberapa ruas jalan utama di kawasan tersebut.
- Jalan JPO Tendean ditutup total untuk semua jenis kendaraan selama kurang lebih dua jam.
- Arus lalu lintas dialihkan ke jalan alternatif, termasuk Jalan Prof. Dr. Satrio dan Jalan Gatot Subroto.
- Tim SAR, polisi lalu lintas, dan teknisi angkutan berat dikerahkan untuk mengevakuasi truk dan membersihkan jalur.
Selama proses penanganan, kendaraan pribadi, angkutan umum, serta truk pengiriman barang mengalami penundaan rata-rata 30‑45 menit. Pengendara melaporkan peningkatan tingkat stres dan kebisingan di sekitar lokasi, sementara para pelaku usaha di area tersebut mengalami penurunan kunjungan pelanggan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa prosedur inspeksi kendaraan berat sebelum memasuki kawasan sensitif seperti JPO Tendean akan ditingkatkan. Mereka juga mengimbau pengemudi untuk memeriksa kondisi mesin dan beban muatan secara berkala, serta mengikuti rambu-rambu pembatasan berat yang telah ditetapkan.
Ke depan, Dinas Perhubungan berencana melakukan evaluasi ulang pada desain jembatan penyeberangan di JPO Tendean, termasuk memperkuat struktur penyangga dan menambah ruang manuver bagi kendaraan berat. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kejadian serupa dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di salah satu titik persimpangan strategis ibu kota.