Setapak Langkah – 02 Juni 2026 | Sejumlah pihak mengkritik intensitas kunjungan luar negeri Presiden, menilai agenda tersebut berlebihan dan mengalihkan fokus dari isu domestik.
Menanggapi kritik tersebut, Menteri Luar Negeri Teddy Agama menegaskan bahwa setiap perjalanan memiliki tujuan strategis yang jelas, termasuk memperkuat hubungan bilateral, menarik investasi, dan memajukan agenda diplomatik Indonesia.
Dalam sambutannya, Teddy juga menyebut nama mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal yang masa jabatannya hanya tiga bulan. Ia menekankan bahwa meskipun masa bakti singkat, kontribusi Dino tetap dihargai, namun fokus utama tetap pada capaian diplomasi yang diraih di era kepemimpinan Presiden Prabowo.
Berikut beberapa capaian diplomasi yang dicapai selama periode kepresidenan saat ini:
- Peningkatan jumlah perjanjian perdagangan bebas dengan negara‑ASEAN dan Asia‑Pasifik.
- Penandatanganan memorandum kerja bersama dalam bidang energi terbarukan dengan beberapa negara maju.
- Pembukaan kedutaan dan konsulat baru untuk memperluas jaringan diplomatik.
- Keberhasilan mediasi dalam beberapa konflik regional, meningkatkan peran Indonesia sebagai penengah damai.
Teddy menutup dengan menegaskan bahwa agenda kunjungan luar negeri akan terus disesuaikan dengan prioritas nasional, dan setiap langkah akan dievaluasi agar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia.