Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, pada hari itu meresmikan penambahan relawan pemadam kebakaran (Redkar) di dua kecamatan menjelang masuknya musim kemarau yang diprediksi akan meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.
Acara dibuka oleh Bupati Kotawaringin Timur, Dr. H. Mahyudin, S.Si., yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran. Sekitar 150 relawan baru resmi bergabung, menambah total anggota Redkar menjadi 350 orang di Kabupaten ini.
Redkar yang dibentuk pada tahun 2019 kini dilengkapi dengan peralatan tambahan, antara lain:
- 2 unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 4.000 liter
- 4 unit pompa air portable
- 30 set alat pemadam api ringan (APAR)
- 10 helikopter mini untuk patroli udara (dalam tahap uji coba)
Berikut adalah ringkasan fasilitas yang diserahkan pada upacara:
| Fasilitas | Jumlah |
|---|---|
| Mobil Pemadam | 2 |
| Pompa Air Portable | 4 |
| APAR | 30 |
| Helikopter Mini | 10 (uji coba) |
Pelatihan intensif selama tiga hari telah dilaksanakan oleh Tim Penanggulangan Kebakaran Daerah (TPKD) Kalimantan Tengah. Materi meliputi teknik pemadaman, evakuasi, penggunaan alat, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Musim kemarau biasanya berlangsung dari Mei hingga September, dan wilayah Kalimantan Tengah secara historis mengalami kebakaran lahan yang mengancam ekosistem hutan tropis serta kesehatan penduduk. Dengan meningkatkan jumlah relawan dan peralatan, Kotim berupaya meminimalisir kerugian ekonomi dan lingkungan.
Ke depan, pemerintah Kabupaten berencana mengadakan simulasi penanggulangan kebakaran secara berkala serta memperluas jaringan Redkar ke tiga kecamatan tambahan pada akhir tahun ini.