Setapak Langkah – 21 April 2026 | Komando Pasukan Katak (Kopaska) Angkatan Laut Republik Indonesia melaksanakan latihan khusus yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam menanggulangi ancaman pembajakan pesawat serta penanganan bahan peledak di wilayah perairan Indonesia.
Latihan berlangsung selama tiga hari di Pangkalan Utama Koarmada II, dengan melibatkan 120 personel terlatih, termasuk anggota unit penyelam, tim penjinakan bahan peledak, serta tim taktis anti-pembajakan.
- Simulasi pembajakan: Tim Kopaska berlatih menyusup ke kapal target, mengamankan sandera, dan menahan agresor tanpa menimbulkan kerusakan berlebih.
- Penanganan bahan peledak: Unit penjinakan melakukan identifikasi, pemindahan, dan renderisasi bahan berbahaya menggunakan peralatan deteksi terkini.
- Pemulihan pasca insiden: Latihan meliputi evakuasi korban, pertolongan pertama, dan koordinasi dengan layanan medis militer.
Selama latihan, para instruktur menekankan pentingnya koordinasi lintas satuan, penggunaan peralatan komunikasi terenkripsi, serta prosedur standar operasi (SOP) yang telah diperbarui sesuai dengan ancaman terbaru di perairan Nusantara.
Komandan Kopaska, Letnan Kolonel (P) Arif Hidayat, menyatakan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia. Ia menambahkan bahwa peningkatan profesionalisme prajurit akan menjadi kunci utama dalam melindungi jalur perdagangan laut dan memastikan keamanan warga negara.
Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan respons tim, akurasi penanganan bahan peledak, serta efektivitas taktik anti-pembajakan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus mendukung program pelatihan ini melalui alokasi anggaran khusus dan peningkatan fasilitas pelatihan.