Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | PT Kimia Farma (Persero) Tbk berhasil mengubah tren keuangan negatifnya dengan mencatat laba bersih sebesar Rp 123,6 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini menandai peralihan signifikan dari kerugian yang dialami pada kuartal sebelumnya.
Berikut rangkuman kinerja keuangan Kimia Farma selama kuartal I 2026:
| Item | Nilai (Rp Miliar) |
|---|---|
| Laba Bersih | 123,6 |
| Pendapatan Operasional | — data belum dirilis — |
| Biaya Operasional | — data belum dirilis — |
Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada perbaikan hasil tersebut antara lain:
- Peningkatan penjualan produk farmasi yang didorong oleh permintaan obat generik yang stabil.
- Efisiensi biaya melalui program restrukturisasi operasional dan pengurangan beban non‑operasional.
- Peningkatan kolektibilitas piutang berkat kebijakan kredit yang lebih ketat.
Manajemen Kimia Farma menyatakan optimisme bahwa momentum positif ini dapat dipertahankan pada kuartal berikutnya, terutama dengan rencana ekspansi jaringan apotek dan pengembangan produk baru.
Namun, perusahaan tetap memperhatikan tantangan eksternal seperti fluktuasi nilai tukar dan regulasi harga obat yang dapat memengaruhi margin keuntungan.