Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Pada Jumat yang bertepatan dengan bulan Zulkaidah 1447 Hijriyah, para pemuka agama menyampaikan khotbah yang menekankan pentingnya meningkatkan amalan zikir selama bulan-bulan yang berkaitan dengan ibadah haji. Zulkaidah dipandang sebagai salah satu bulan haram yang memiliki kedudukan khusus di sisi Allah, sehingga menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak doa dan zikir.
Para khatib menegaskan bahwa memperbanyak zikir tidak hanya sekadar ritual, melainkan cara memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Dengan mengingat Allah secara terus‑menerus, hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih fokus, dan perilaku sehari‑hari menjadi lebih terarah pada nilai‑nilai islami.
Beberapa manfaat zikir yang disoroti antara lain:
- Menjaga kebersihan hati dari godaan duniawi.
- Meningkatkan ketenangan batin dan mengurangi stres.
- Memperkuat keimanan dan rasa syukur atas nikmat Allah.
- Menjadi bekal spiritual bagi jamaah yang akan menunaikan ibadah haji.
Khatib juga memberikan contoh rangkaian zikir yang dapat diamalkan setiap hari, terutama selama bulan Zulkaidah dan bulan-bulan haji lainnya:
- “Subhanallah” – mengagungkan kesempurnaan Allah.
- “Alhamdulillah” – mengucapkan rasa syukur atas segala nikmat.
- “Allahu Akbar” – menyatakan kebesaran Allah di atas segala sesuatu.
- “La ilaha illallah” – menegaskan keesaan Allah.
- “Astaghfirullah” – memohon ampun atas segala dosa.
Para jamaah diingatkan untuk mengulang zikir tersebut minimal tiga puluh kali dalam satu sesi, dan dianjurkan untuk melakukannya setelah shalat wajib, di sela‑sela kegiatan harian, serta pada waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat Subuh dan sebelum tidur.
Selain itu, khotbah menyoroti pentingnya menyeimbangkan zikir dengan perbuatan baik. Menjaga lisan, menolong sesama, dan menjauhi perbuatan tercela merupakan bentuk amal yang melengkapi amalan zikir. Dengan begitu, ibadah tidak hanya terbatas pada lisan, melainkan tercermin dalam tindakan nyata.
Kesimpulannya, Jumat ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memanfaatkan bulan-bulan suci, khususnya Zulkaidah, sebagai kesempatan meningkatkan kualitas spiritual melalui zikir. Diharapkan dengan intensifnya amalan tersebut, hati menjadi lebih bersih, iman semakin kuat, serta persiapan mental dan rohani bagi mereka yang akan menunaikan haji menjadi lebih matang.