Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengumumkan serangkaian program kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang ekonomi kreatif. Inisiatif ini diluncurkan sebagai respons atas pertumbuhan pesat industri kreatif yang memerlukan keahlian khusus, mulai dari desain, produksi konten digital, hingga manajemen budaya.
Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi:
- Penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri yang melibatkan praktisi terkemuka.
- Penyediaan pelatihan bersertifikat bagi pencari kerja, pelaku UMKM, dan mahasiswa.
- Pembentukan pusat pelatihan regional di lima provinsi dengan fokus pada sektor‑sektor unggulan seperti musik, film, fashion, dan game.
- Peningkatan akses pendanaan bagi program magang dan inkubasi startup kreatif.
Target jangka pendek mencakup pelatihan lebih dari 200.000 peserta dalam dua tahun pertama, dengan harapan 70% peserta dapat memperoleh pekerjaan atau meningkatkan usaha mereka. Sementara itu, target jangka menengah menekankan penciptaan ekosistem yang mampu menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga siap berinovasi dan bersaing di pasar global.
Koordinasi antar kementerian diperkirakan akan mempercepat penyebaran informasi lowongan kerja, standar kompetensi, serta sertifikasi yang diakui secara nasional. Dengan sinergi ini, pemerintah berharap sektor ekonomi kreatif dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.