Setapak Langkah – 22 April 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan bahwa program Kampung Internet telah berhasil menambah 1.282 titik akses internet tetap (fixed broadband) pada tahun 2025. Inisiatif ini bertujuan memperluas jaringan digital di daerah terpencil, mempercepat transformasi ekonomi digital, serta meningkatkan kualitas layanan publik berbasis teknologi.
Program Kampung Internet berfokus pada penyediaan infrastruktur jaringan berkecepatan tinggi, penyediaan perangkat pendukung, serta pelatihan literasi digital bagi masyarakat setempat. Hingga akhir 2025, titik-titik tersebut tersebar di lebih dari 300 desa di seluruh Indonesia, mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
| Provinsi | Jumlah Titik |
|---|---|
| Jawa Barat | 210 |
| Jawa Tengah | 185 |
| Jawa Timur | 190 |
| Sumatera Utara | 120 |
| Kalimantan Timur | 95 |
| Sulawesi Selatan | 85 |
| Papua | 57 |
Selain memperluas jaringan, Kemkomdigi juga mengintegrasikan layanan pemerintah elektronik (e‑government) ke dalam Kampung Internet, memungkinkan warga mengakses layanan administrasi, pendidikan, dan kesehatan secara online. Dengan adanya akses yang stabil dan cepat, diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital serta mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa.
Direktur Utama Kemkomdigi, Budi Gita Pratama, menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta untuk memastikan keberlanjutan operasional titik akses tersebut. Ia menambahkan bahwa program selanjutnya akan menargetkan peningkatan kecepatan jaringan hingga 100 Mbps di semua titik dan menambah layanan pelatihan keterampilan digital bagi pemuda desa.