Setapak Langkah – 23 Agustus 2026 | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan telah menanggulangi 34 titik longsor serta memperbaiki sembilan jembatan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, hingga 20 Agustus 2026. Upaya ini dilakukan dalam rangka memastikan kelancaran akses transportasi bagi masyarakat setempat yang terdampak oleh curah hujan tinggi dan kondisi geologi yang rentan.
Tim penanganan terdiri atas tenaga ahli teknik sipil, unit darurat PU, serta kerja sama dengan pemerintah daerah. Berikut rangkuman kegiatan yang telah dilaksanakan:
- Identifikasi dan survei 34 lokasi longsor yang mengganggu jalan utama dan jalur petani.
- Pembersihan material longsor dan pemasangan penahan tanah sementara.
- Perbaikan struktural pada 9 jembatan kritis, termasuk penggantian balok beton dan perkuatan fondasi.
- Monitoring pasca‑perbaikan selama tiga bulan untuk memastikan stabilitas.
Data singkat mengenai progres penanganan:
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Lokasi longsor | 34 |
| Jembatan diperbaiki | 9 |
| Durasi pengerjaan | Sepekan (hingga 20 Agustus 2026) |
Kementerian PU menegaskan komitmen terus memantau kondisi geografis Flores, terutama pada musim hujan, guna mencegah terulangnya gangguan infrastruktur. Diharapkan, dengan perbaikan ini, akses transportasi bagi penduduk, pelaku usaha, dan wisatawan dapat kembali normal dan mendukung pemulihan ekonomi lokal.