Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyampaikan hasil pencapaian pengembangan kawasan otorita pariwisata dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Laporan tersebut menyoroti peningkatan signifikan dalam kunjungan wisatawan, realisasi proyek infrastruktur, serta aliran investasi yang mendukung penguatan ekosistem pariwisata nasional.
Beberapa poin utama yang dipaparkan antara lain:
- Jumlah wisatawan domestik dan mancanegara meningkat sekitar 12% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan pemulihan pasca pandemi.
- Investasi sektor pariwisata mencapai lebih dari Rp 5 triliun, dengan mayoritas dana dialokasikan untuk pengembangan kawasan otorita di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
- Terbuka 18 proyek infrastruktur strategis, termasuk pembangunan bandara, pelabuhan, dan jaringan transportasi darat yang menghubungkan destinasi utama.
- Peningkatan kapasitas SDM melalui program pelatihan bagi pelaku usaha pariwisata di daerah otorita, yang melibatkan lebih dari 3.000 peserta.
- Implementasi kebijakan ramah lingkungan di kawasan otorita, dengan 70% proyek mengadopsi standar green building.
Dalam penutup, Kemenpar menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal demi menciptakan destinasi pariwisata yang kompetitif dan berkelanjutan. Pemerintah berharap capaian ini dapat menjadi dasar kebijakan lanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata.