Setapak Langkah – 01 Agustus 2026 | Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya konservasi hutan dengan mengelola 59 lokasi persemaian di seluruh Indonesia. Setiap tahun, program ini berhasil menghasilkan sekitar enam juta bibit pohon yang siap ditanam kembali untuk menjaga kelestarian hutan dan memperbaiki kualitas lingkungan.
Berikut rangkaian kegiatan utama dalam program persemaian:
- Identifikasi lahan yang cocok untuk persemaian berdasarkan kondisi tanah, iklim, dan potensi restorasi.
- Pengadaan bibit unggul yang telah melalui proses seleksi genetik untuk pertumbuhan cepat dan tahan terhadap hama.
- Penanaman bibit di nursery yang dilengkapi fasilitas irigasi dan pemupukan terkontrol.
- Monitoring rutin selama fase pertumbuhan awal untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi.
- Pemindahan bibit ke lokasi penanaman akhir setelah mencapai umur optimal.
Data produksi selama tiga tahun terakhir menunjukkan konsistensi output:
| Tahun | Jumlah Persemaian | Bibit Diproduksi (juta) |
|---|---|---|
| 2023 | 59 | 6,0 |
| 2022 | 59 | 5,9 |
| 2021 | 59 | 5,8 |
Target jangka panjang Kemenhut mencakup peningkatan tutupan hutan nasional hingga 30 % pada 2030, dengan harapan bibit yang dihasilkan dapat mempercepat proses reboisasi dan rehabilitasi area yang terdampak penebangan ilegal maupun kebakaran hutan.
Selain manfaat ekologis, program ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, khususnya petani bibit dan tenaga kerja di area nursery, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah.