Setapak Langkah – 17 Agustus 2026 | Gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir pekan lalu menimbulkan kerusakan luas pada infrastruktur pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat total 253 sekolah mengalami dampak, baik dari segi kerusakan bangunan maupun gangguan operasional.
Untuk menanggulangi situasi darurat, pemerintah segera mengirimkan kelas darurat berupa tenda dan modul pembelajaran portable ke lokasi terdampak. Paket bantuan pendidikan yang mencakup buku, alat tulis, dan perlengkapan belajar juga telah disalurkan secara bertahap.
- Jumlah sekolah terdampak: 253
- Korban jiwa: 3 murid, 1 guru
- Bantuan kelas darurat: tenda dan modul portable
- Paket pendidikan: buku, alat tulis, perlengkapan belajar
Tim tanggap darurat Kementerian Pendidikan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT untuk memetakan prioritas bantuan, mempercepat perbaikan infrastruktur, dan memastikan proses pembelajaran kembali normal secepat mungkin.