Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan kompetisi video pendek yang bertujuan mengurangi kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Kompetisi ini dibuka bagi mahasiswa, dosen, serta publik umum yang ingin menyuarakan pesan pencegahan melalui format visual yang singkat.
Acara ini diumumkan pada tanggal 15 April 2024 melalui portal resmi Kemdiktisaintek dan akan berlangsung selama dua bulan, dengan batas akhir pengiriman karya pada 15 Juni 2024. Setiap video harus berdurasi maksimal tiga menit dan mengangkat tema pencegahan kekerasan seksual, edukasi consent, serta peran institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan aman.
Peserta dapat mengunggah karya mereka melalui platform yang disediakan, kemudian akan melalui proses seleksi awal oleh tim juri internal. Lima video terbaik akan dipilih untuk tahap final, dimana juri eksternal terdiri dari pakar hak perempuan, aktivis, serta praktisi media kreatif akan menilai berdasarkan kreativitas, kejelasan pesan, dan dampak sosial.
Hadiah yang ditawarkan antara lain:
- Juara I: Rp 15 juta dan kesempatan menayangkan video di kanal resmi Kemdiktisaintek.
- Juara II: Rp 10 juta serta sertifikat penghargaan.
- Juara III: Rp 5 juta dan medali penghargaan.
- Penghargaan khusus untuk video dengan inovasi teknis terbaik.
Selain hadiah materi, pemenang juga akan diundang untuk berpartisipasi dalam seminar nasional tentang pencegahan kekerasan seksual yang dijadwalkan pada Agustus 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik, lembaga pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil dalam mengatasi permasalahan yang masih marak terjadi.
Dengan memanfaatkan media video pendek yang mudah diakses melalui media sosial, diharapkan pesan-pesan pencegahan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi milenial dan Gen‑Z yang merupakan mayoritas pengguna platform digital.
Para pihak yang tertarik dapat mengakses formulir pendaftaran dan pedoman lengkap lomba melalui situs resmi Kemdiktisaintek. Partisipasi aktif diharapkan dapat menjadi langkah konkrit dalam menurunkan angka kekerasan seksual di Indonesia.