Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama dan perwakilan masyarakat di kota Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat dialog antaragama serta menegaskan komitmen PSI dalam memajukan toleransi beragama di tingkat daerah.
Pertemuan berlangsung di Balai Kota Lombok dan dihadiri oleh tokoh-tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, serta Buddha, bersama para pemuka adat dan aktivis sosial setempat. Dalam sambutannya, Kaesang menekankan pentingnya persatuan bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan yang saling menghormati.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Penguatan jaringan dialog antarumat beragama di NTB.
- Pembentukan forum bersama untuk menanggulangi isu‑sektarian di wilayah wisata Lombok.
- Kolaborasi dalam program sosial, termasuk pendidikan multikultural dan bantuan kemanusiaan bagi komunitas yang terdampak bencana alam.
Tokoh agama yang hadir, antara lain Ustaz Ahmad Syarif (Islam), Pastor Maria Lestari (Kristen Protestan), Bapa Joseph Tumbak (Katolik), Bapak Made Wijaya (Hindu), dan Bhikkhu Sumananda (Buddha), menyampaikan apresiasi mereka atas inisiatif PSI. Mereka menegaskan bahwa dialog terbuka dan kerja sama lintas kepercayaan dapat menjadi fondasi kuat bagi stabilitas sosial, khususnya di daerah yang menjadi tujuan wisata internasional.
Kaesang juga menyinggung agenda politik mendatang, mengingat Pemilihan Umum Legislatif akan dilaksanakan pada akhir 2026. Ia menegaskan bahwa partai akan terus mengedepankan nilai kebhinekaan dalam program kampanyenya, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Acara ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk mengadakan pertemuan lanjutan setiap tiga bulan, guna memantau perkembangan inisiatif yang telah disepakati.