Setapak Langkah – 28 April 2026 | Pada sore hari tanggal 26 April 2024, sebuah kecelakaan serius terjadi di wilayah Bekasi ketika Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) yang sedang melintas di jalur yang sama. Insiden ini menewaskan 14 penumpang dan menyebabkan 84 orang lainnya luka-luka.
Korban meninggal terdiri dari 8 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dan 6 penumpang KRL. Sementara itu, 84 penumpang yang mengalami luka dirawat di sembilan rumah sakit di wilayah Jabodetabek, antara lain RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, RS Pondok Indah, RS Bunda Jakarta, RS Siloam Kebon Jeruk, RS Mitra Keluarga Cibubur, RS Pusat Pertamina, RS Muhammadiyah Tangerang, RS Hermina Depok, dan RS Fatmawati.
| Rumah Sakit | Jumlah Pasien Dirawat |
|---|---|
| RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo | 12 |
| RS Pondok Indah | 10 |
| RS Bunda Jakarta | 9 |
| RS Siloam Kebon Jeruk | 8 |
| RS Mitra Keluarga Cibubur | 8 |
| RS Pusat Pertamina | 7 |
| RS Muhammadiyah Tangerang | 7 |
| RS Hermina Depok | 7 |
| RS Fatmawati | 6 |
Pihak kepolisian telah membentuk tim penyelidikan khusus untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, KAI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem sinyal dan prosedur operasi guna mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan luas dari masyarakat serta menimbulkan pertanyaan mengenai standar keselamatan transportasi publik di Indonesia. Pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan diharapkan dapat meningkatkan koordinasi serta menegakkan regulasi yang lebih ketat demi melindungi keselamatan penumpang.