Setapak Langkah – 27 April 2026 | Provinsi Jawa Tengah mencatat peningkatan signifikan dalam sektor pariwisata selama kuartal pertama tahun 2026. Data terbaru menunjukkan kenaikan kunjungan wisatawan domestik sebesar 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara wisatawan mancanegara meningkat 8,7%.
Berbagai destinasi unggulan, termasuk Cagar Budaya Nasional Kota Lama di Semarang, menjadi magnet utama bagi pelancong. Wisatawan domestik tertarik pada nilai sejarah dan arsitektur, sedangkan wisatawan asing menambah nilai dengan kunjungan ke situs-situs budaya dan kuliner lokal.
| Kategori | Jumlah Pengunjung (Juta) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Domestik | 3,2 | +12,4% |
| Mancanegara | 0,9 | +8,7% |
Beberapa faktor yang mendorong peningkatan tersebut antara lain:
- Peningkatan promosi digital melalui media sosial dan portal resmi pariwisata Jawa Tengah.
- Perbaikan infrastruktur transportasi, termasuk penambahan rute kereta api cepat menuju kota-kota wisata utama.
- Kampanye “Jelajah Jawa Tengah” yang menyoroti potensi alam, budaya, dan kuliner daerah.
- Dukungan program subsidi bagi pelaku usaha homestay dan restoran lokal.
Indeks kepuasan wisatawan juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata penilaian 4,3 dari 5. Tingkat hunian hotel mencapai 78% pada bulan April, menandakan tingginya permintaan akomodasi.
Ke depan, pemerintah provinsi menargetkan pertumbuhan tahunan sebesar 15% dengan menambah destinasi baru, memperkuat pelatihan SDM di sektor pariwisata, serta meningkatkan kerjasama dengan agen perjalanan internasional.