Setapak Langkah – 23 Agustus 2026 | Berita beredar di media sosial menyebutkan bahwa Haji Isam, tokoh senior partai, ditunjuk memimpin tim pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi Kalimantan Selatan. Isu tersebut kemudian diklarifikasi oleh Kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) bahwa informasi tersebut tidak benar.
Penjelasan selengkapnya mencakup beberapa poin utama:
- Penugasan penanganan karhutla berada di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
- Pejabat yang ditunjuk merupakan unsur teknis dan operasional yang memiliki latar belakang di bidang kehutanan, bukan tokoh politik.
- Rumor tentang penunjukan Haji Isam muncul setelah penyebaran foto dan pernyataan tidak resmi di media sosial.
Situasi kebakaran hutan di Kalimantan Selatan memang menjadi sorotan akhir‑akhir ini. Pada tahun 2023, provinsi tersebut mencatat peningkatan luas lahan yang terbakar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dipicu oleh kondisi kering dan aktivitas pembukaan lahan.
Mensesneg menekankan pentingnya penyebaran informasi yang akurat demi menghindari kepanikan publik serta memastikan penanganan kebakaran tetap berada pada jalur yang tepat dan profesional.
Dengan demikian, hingga ada keputusan resmi yang diumumkan, tidak ada dasar bagi publik untuk menganggap Haji Isam memegang peran pimpinan dalam upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan.