Setapak Langkah – 23 Agustus 2026 | Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa memperkuat ekosistem olahraga nasional bukan sekadar agenda kebudayaan, melainkan strategi pembangunan yang memberikan dampak signifikan pada sektor ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Dalam sebuah pernyataan resmi, ia menyoroti bahwa olahraga dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan pengembangan infrastruktur yang bersinergi dengan sektor pariwisata serta industri kreatif.
Berikut beberapa poin utama yang diutarakan Menpora:
- Pengembangan fasilitas olahraga berstandar internasional meningkatkan daya tarik acara kompetisi berskala regional dan global, yang pada gilirannya menstimulasi pendapatan dari sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner.
- Ekspansi industri olahraga menciptakan peluang kerja langsung bagi atlet, pelatih, teknisi, serta tenaga pendukung lainnya, serta peluang kerja tidak langsung di bidang manufaktur perlengkapan, pemasaran, dan media.
- Peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik menurunkan prevalensi penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas, sehingga mengurangi beban biaya kesehatan nasional.
- Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan memperkuat riset dan inovasi teknologi sport, yang dapat menumbuhkan produk-produk bernilai tambah serta meningkatkan daya saing ekspor.
- Program pengembangan bakat sejak usia dini memperluas basis atlet potensial, yang pada akhirnya meningkatkan prestasi Indonesia di kancah internasional dan menumbuhkan rasa kebanggaan nasional.
Menpora menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi serta kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.