Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026, Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyampaikan seruan kepada seluruh serikat buruh di tanah air untuk memperkokoh semangat persatuan dan gotong royong.
Hasto menyoroti bahwa perekonomian nasional kini menghadapi sejumlah tekanan, mulai dari inflasi yang masih tinggi, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga tingkat pengangguran yang belum kembali normal setelah pandemi. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut kerja sama lintas sektoral antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk menciptakan kebijakan yang pro-rakyat.
Dalam pidatonya, Hasto menegaskan beberapa poin utama:
- Solidaritas Buruh: Buruh harus bersatu dalam organisasi, memperkuat jaringan serikat, serta meningkatkan kemampuan negosiasi dengan pengusaha.
- Gotong Royong: Semangat gotong royong harus dijadikan landasan dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi, baik melalui aksi kolektif maupun partisipasi dalam program pembangunan.
- Perjuangan Kesejahteraan: Fokus utama tetap pada peningkatan upah yang layak, perlindungan hak-hak pekerja, dan akses yang lebih luas ke layanan kesehatan serta jaminan sosial.
Hasto juga mengingatkan bahwa peran politik tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan buruh. Partai PDIP berkomitmen untuk mengusung regulasi yang melindungi hak pekerja, termasuk penetapan upah minimum yang menyesuaikan dengan biaya hidup serta penguatan mekanisme penyelesaian perselisihan industrial.
Selain itu, ia mengajak para buruh untuk aktif terlibat dalam proses perumusan kebijakan publik, baik melalui dialog terbuka dengan pemerintah maupun partisipasi dalam forum-forum konsultatif yang diselenggarakan oleh lembaga terkait.
Seruan Hasto diharapkan dapat memicu semangat kolektif di kalangan pekerja, memperkuat posisi tawar mereka, dan pada akhirnya mendorong tercapainya kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.