Setapak Langkah – 26 April 2026 | Polri mengirimkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Muktamar Pemuda Persis yang digelar di Jakarta pada Senin, 26 April 2024. Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks, terutama di era digital.
Ia mengidentifikasi sejumlah ancaman utama yang harus diwaspadai, antara lain:
- Kejahatan siber yang mencakup penipuan online, pencurian data, dan penyebaran konten berbahaya.
- Penyalahgunaan narkotika yang terus meluas melalui jaringan internasional.
- Terorisme yang berpotensi mengincar kelompok rentan, termasuk pemuda.
- Perdagangan manusia dan eksploitasi tenaga kerja anak.
Kapolri menegaskan bahwa penanggulangan ancaman‑ancaman tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Ia mengajak Pemuda Persis serta seluruh organisasi kepemudaan untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan pelaporan kejahatan.
Beberapa langkah kolaboratif yang disarankan meliputi:
- Peningkatan edukasi digital di kalangan pemuda melalui workshop dan kampanye daring.
- Penguatan jaringan informasi antara Polri, lembaga pemerintah, dan komunitas pemuda untuk pertukaran intelijen cepat.
- Penggunaan teknologi berbasis AI untuk memantau aktivitas mencurigakan di platform media sosial.
- Pembentukan satuan tugas bersama yang melibatkan aparat keamanan, akademisi, dan relawan pemuda.
Kapolri juga mengingatkan bahwa keberhasilan sinergi ini bergantung pada kesadaran dan partisipasi aktif setiap warga negara. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaporkan tindakan kriminal secara cepat dan mendukung upaya pencegahan yang telah dirancang.
Acara Muktamar Pemuda Persis berakhir dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, demi menciptakan Indonesia yang lebih aman dan sejahtera.