Setapak Langkah – 28 April 2026 | Pada Senin, 27 April 2024, terjadi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan empat orang. Dua rangkaian kereta yang terlibat adalah Kereta Api Argo Bromo Anggrek, layanan eksekutif PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan satu gerbong Commuter Line yang melayani rute Jabodetabek.
Korban tewas terdiri dari dua penumpang KRL dan dua penumpang Argo Bromo, semuanya berada di dalam gerbong yang terkena benturan. Selain itu, beberapa penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga sedang dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Tim penyelamat dari Polri, Brimob, serta petugas KAI langsung dikerahkan ke lokasi. Jalur kereta api di sekitar Stasiun Bekasi Timur sempat ditutup selama beberapa jam untuk proses evakuasi, pembersihan puing, dan pemeriksaan teknis.
- Waktu kejadian: 07.45 WIB, 27 April 2024
- Lokasi: Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat
- Kereta yang terlibat: Argo Bromo Anggrek (eksekutif) dan Commuter Line (KRL)
- Korban: 4 meninggal (2 penumpang KRL, 2 penumpang Argo Bromo), beberapa luka-luka
Pihak kepolisian telah membuka penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian manusia, kegagalan sinyal, atau masalah teknis pada peralatan. KAI menyatakan akan menunggu hasil investigasi sebelum mengambil langkah perbaikan lebih lanjut.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan luas di masyarakat, terutama terkait keselamatan transportasi kereta api yang menjadi salah satu moda utama bagi jutaan penumpang setiap harinya. Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan memperkuat prosedur pengawasan, meningkatkan pelatihan masinis, serta memperbaharui sistem sinyal untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.