Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menjadi tuan rumah Sarasehan Ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta yang mengangkat tema “Ekoteologi dan Masa Depan Keberlanjutan Indonesia”. Acara berlangsung di Auditorium Fakultas Agama Islam (FAI) UMJ dan dihadiri oleh para ulama, akademisi, mahasiswa, serta perwakilan organisasi lingkungan.
Tujuan utama pertemuan adalah memperkuat sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Diskusi menyoroti peran ajaran Islam dalam menjaga alam, implementasi prinsip daur ulang, serta kontribusi institusi pendidikan dalam mengedukasi generasi muda tentang ekologi.
- Penekanan pada konsep “khalifah” manusia sebagai penjaga bumi dalam perspektif Islam.
- Pemaparan program kampus hijau UMJ, termasuk penggunaan energi terbarukan dan pengelolaan sampah organik.
- Strategi kolaboratif antara MUI, pemerintah daerah, dan LSM untuk mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDGs) di Jakarta.
Beberapa tokoh agama menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar isu sekuler, melainkan bagian integral dari ibadah. Mereka mengajak umat Islam untuk menerapkan praktik ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari pengurangan penggunaan plastik hingga penanaman pohon.
Dengan menjadi tuan rumah, UMJ memperlihatkan komitmennya terhadap agenda hijau serta memperkuat peran institusi pendidikan Islam dalam dialog lintas sektor. Diharapkan hasil sarasehan ini dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret dan aksi nyata yang mendukung keberlanjutan lingkungan di Indonesia.