Setapak Langkah – 30 Juni 2026 | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Dedy Dunggio, menyampaikan dukungan penuh terhadap konsep desa wisata yang diusulkan oleh anggota DPR RI, Rachmat Gobel, untuk kawasan KAT Didingga. Inisiatif ini bertujuan mengintegrasikan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal menjadi satu paket wisata yang berkelanjutan.
Konsep desa wisata KAT Didingga mencakup beberapa elemen utama:
- Pengembangan ekowisata berbasis hutan bakau dan pantai yang masih alami.
- Revitalisasi situs budaya, termasuk rumah adat dan kerajinan tangan tradisional.
- Peningkatan fasilitas akomodasi ramah lingkungan, seperti homestay dan eco‑lodges.
- Pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelatihan kewirausahaan bagi warga.
Berikut adalah rencana tahapan pelaksanaan yang telah disusun bersama tim perencanaan:
| Fase | Aktivitas | Target Tahun |
|---|---|---|
| Fase I | Pemetaan potensi, penyusunan masterplan, dan sosialisasi kepada masyarakat | 2024 |
| Fase II | Pembangunan infrastruktur dasar (jalan, sanitasi, listrik) | 2025 |
| Fase III | Pengembangan produk wisata dan pelatihan usaha mikro | 2026 |
| Fase IV | Promosi destinasi secara regional dan nasional | 2027 |
Rachmat Gobel menambahkan bahwa desa wisata KAT Didingga diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain di Gorontalo Utara. Ia berharap proyek ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi migrasi penduduk ke kota, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang selama ini terjaga secara turun‑temurun.
Dedy Dunggio menutup dengan menegaskan komitmen DPRD untuk memantau pelaksanaan setiap fase, memastikan transparansi penggunaan anggaran, dan menampung aspirasi warga secara berkelanjutan. Dengan dukungan politik yang kuat, harapan besar kini tertuju pada realisasi desa wisata KAT Didingga sebagai destinasi unggulan yang menggabungkan keindahan alam dan kearifan lokal.