Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | Dewan Bisnis Indonesia‑Prancis secara resmi diluncurkan dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh pejabat tinggi kedua negara, menandai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral. Pada acara tersebut, empat kesepakatan baru senilai total sekitar USD 3,5 miliar diumumkan, mencakup sektor energi, minyak & gas, ekonomi digital, serta perdagangan barang.
Inisiatif ini diprakarsai oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia bersama dengan Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. Para pemimpin bisnis terkemuka dari kedua negara juga berpartisipasi, menandakan komitmen bersama untuk memperdalam investasi dan transfer teknologi.
Ruang Lingkup Empat Kesepakatan
- Energi Terbarukan: Kerjasama dalam pengembangan proyek tenaga surya dan angin, dengan total investasi diproyeksikan mencapai USD 1,2 miliar.
- Minyak & Gas: Penandatanganan memorandum untuk eksplorasi dan produksi bersama di wilayah lepas pantai, dengan nilai sekitar USD 900 juta.
- Ekonomi Digital: Pendanaan bersama untuk startup teknologi, infrastruktur data center, dan program pelatihan digital, senilai USD 800 juta.
- Perdagangan Barang: Penyederhanaan prosedur bea cukai dan peningkatan akses pasar bagi produk pertanian serta manufaktur, dengan nilai transaksi diperkirakan USD 600 juta.
Data Nilai Kesepakatan per Sektor
| Sektor | Nilai (USD) |
|---|---|
| Energi Terbarukan | 1,2 Miliar |
| Minyak & Gas | 900 Juta |
| Ekonomi Digital | 800 Juta |
| Perdagangan Barang | 600 Juta |
Para pihak menegaskan bahwa kesepakatan ini tidak hanya meningkatkan aliran investasi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok domestik, dan mempercepat adopsi teknologi hijau. Kedua negara menargetkan peningkatan volume perdagangan tahunan sebesar 10 persen dalam lima tahun ke depan.
Ke depan, Dewan Bisnis RI‑Prancis akan mengadakan pertemuan triwulanan untuk memantau progres implementasi, mengidentifikasi peluang tambahan, serta menyelesaikan hambatan regulasi yang mungkin muncul.