Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan infrastruktur nasional melalui penawaran obligasi ritel yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Obligasi tersebut baru-baru ini memperoleh peringkat kredit idAAA dari Pefindo, menandakan kualitas fundamental keuangan PT SMI yang kuat.
Peringkat idAAA menandakan bahwa perusahaan memiliki kemampuan pembayaran yang sangat baik, sehingga obligasi ritel ini menjadi pilihan menarik bagi investor ritel yang mencari alternatif investasi dengan risiko terukur dan imbal hasil kompetitif.
- Tujuan utama obligasi: menggalang dana untuk proyek‑proyek infrastruktur strategis seperti jalan tol, pelabuhan, dan jaringan listrik.
- Manfaat bagi investor: likuiditas tinggi, jangka waktu yang fleksibel, serta keamanan yang didukung oleh peringkat tertinggi.
- Dukungan DBS: memberikan akses distribusi yang luas melalui jaringan cabang dan platform digitalnya, memudahkan masyarakat luas untuk berpartisipasi.
Dengan adanya obligasi ritel PT SMI, diharapkan aliran dana dapat dipercepat, memperkuat pondasi ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja baru. DBS menilai bahwa sinergi antara institusi keuangan global dan perusahaan infrastruktur domestik dapat mempercepat realisasi proyek‑proyek yang selama ini tertunda karena keterbatasan pembiayaan.
Investor ritel yang tertarik dapat membeli obligasi melalui bank atau agen penjual resmi yang telah terdaftar. Proses pembelian dirancang sederhana, meliputi verifikasi identitas, penandatanganan perjanjian, dan alokasi unit obligasi sesuai permintaan.
| Parameter | Detail |
|---|---|
| Peringkat Kredit | idAAA (Pefindo) |
| Emiten | PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) |
| Tujuan Penggunaan Dana | Pembangunan infrastruktur nasional |
| Target Investor | Ritel (perorangan) |
Dengan dukungan kuat dari DBS, obligasi ritel PT SMI diharapkan menjadi instrumen keuangan yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.