Setapak Langkah – 06 Agustus 2026 | CEO V+Short sekaligus Executive Producer Clarissa Tanoesoedibjo menjelaskan bahwa My Chef in Crime bukan sekadar drama kriminal biasa. Serial ini memadukan elemen kuliner dengan misteri pembunuhan, sehingga menonjolkan sisi gastronomi sebagai bagian penting dari alur cerita.
Berbeda dari tayangan kriminal konvensional, My Chef in Crime menempatkan dapur, resep, dan teknik memasak sebagai titik fokus penyelidikan. Setiap episode mengajak penonton mengikuti proses persiapan makanan sekaligus mengungkap motif di balik kejahatan, sehingga rasa penasaran penonton terjaga hingga adegan akhir.
- Plot berbasis makanan: Kejahatan selalu berkaitan dengan bahan makanan atau restoran tertentu, menuntut protagonis menguasai ilmu kuliner untuk memecahkan kasus.
- Pemeran chef profesional: Serial ini melibatkan chef ternama sebagai pemeran tamu, menambah otentisitas dan menarik penonton yang gemar kuliner.
- Visual estetika dapur: Pengambilan gambar menonjolkan detail estetika makanan, menjadikan setiap adegan layak ditonton bukan hanya untuk alur cerita.
- Format pendek V+Short: Durasi tiap episode dirancang singkat, cocok untuk konsumsi cepat di platform digital, namun tetap menyajikan plot yang padat.
Clarissa juga menekankan bahwa serial ini dirancang untuk menumbuhkan apresiasi terhadap dunia kuliner Indonesia, sekaligus memperkenalkan budaya makan lokal kepada penonton internasional. Dengan menggabungkan suspense dan sensasi rasa, My Chef in Crime diharapkan menjadi terobosan baru dalam konten hiburan yang memadukan edukasi kuliner dan hiburan kriminal.