histats

China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Kunci Akses Mineral Strategis

China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Kunci Akses Mineral Strategis

Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyampaikan seruan darurat kepada semua negara anggota blok BRICS dalam pertemuan puncak yang diadakan di New Delhi, India. Wang menekankan perlunya tindakan kolektif untuk menanggapi upaya Barat yang ia sebut semakin mengekang akses kepada mineral‑miner al strategis.

Dalam pidatonya, Wang mengingatkan bahwa mineral seperti litium, kobalt, nikel, serta logam tanah jarang (rare earth) menjadi komponen krusial bagi transisi energi bersih dan teknologi tinggi. Menurutnya, negara‑negara Barat berusaha mengendalikan rantai pasokan ini melalui kebijakan proteksionis, sanksi, serta pembatasan investasi.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Wang Yi:

  • Perlunya koordinasi BRICS dalam mengamankan pasokan mineral strategis melalui pembentukan mekanisme bersama, termasuk bank investasi khusus dan jaringan logistik yang terintegrasi.
  • Peningkatan produksi dalam negeri bagi masing‑masing anggota BRICS, dengan dukungan teknologi transfer dan pembiayaan yang mudah diakses.
  • Penetapan kebijakan “kunci akses” yang memungkinkan anggota BRICS menolak tekanan eksternal yang menghambat perdagangan mineral penting.
  • Pengembangan standar keamanan bagi transportasi dan penyimpanan mineral, guna mencegah gangguan dari pihak ketiga.

Wang Yi menegaskan bahwa jika blok BRICS tidak bersatu, masing‑masing negara akan tetap rentan terhadap tekanan geopolitik Barat. Ia mengajak anggota untuk mengadopsi sikap berani, memprioritaskan kepentingan bersama, serta menolak upaya “penyalahgunaan” regulasi perdagangan internasional yang dianggap diskriminatif.

Para pengamat menilai bahwa seruan ini mencerminkan kekhawatiran China terhadap dinamika geopolitik yang semakin kompetitif, terutama dalam konteks persaingan teknologi dan energi bersih. Jika BRICS dapat mengimplementasikan strategi yang diusulkan, mereka berpotensi menciptakan pasar alternatif yang mengurangi ketergantungan pada negara‑negara Barat.

Namun, tantangan tetap besar. Perbedaan kebijakan dalam negeri, kapasitas produksi, serta tingkat kematangan infrastruktur masing‑masing negara anggota dapat menghambat realisasi rencana tersebut. Keberhasilan upaya ini akan sangat bergantung pada kesediaan politik, komitmen finansial, dan kemampuan koordinasi lintas‑batas.

Secara keseluruhan, panggilan darurat Wang Yi menandai titik kritis bagi BRICS dalam menegosiasikan posisi mereka di panggung global, khususnya terkait kontrol atas sumber daya mineral yang semakin strategis bagi masa depan ekonomi dan teknologi dunia.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *