Setapak Langkah – 25 Juni 2026 | CEO Danantara Rosan menegaskan pada acara konferensi pers hari ini bahwa nilai kapitalisasi pasar gabungan bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah mencapai angka fantastis sebesar Rp 1,1 kuadriliun. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan nilai pasar yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Himbara merupakan kelompok yang terdiri atas beberapa bank milik negara, antara lain Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Tabungan Negara (BTN). Keseluruhan entitas ini memainkan peran kunci dalam penyediaan likuiditas, pembiayaan infrastruktur, serta layanan perbankan bagi segmen usaha kecil hingga korporasi besar.
| Bank | Kapitalisasi Pasar (Rp) |
|---|---|
| Bank Mandiri | Rp 450 triliun |
| BNI | Rp 300 triliun |
| BRI | Rp 250 triliun |
| BTN | Rp 100 triliun |
Jika dijumlahkan, keempat bank tersebut menghasilkan total kapitalisasi pasar sebesar Rp 1,1 kuadriliun, menandakan bahwa Himbara mendominasi sebagian besar nilai pasar perbankan di Indonesia. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan profitabilitas, restrukturisasi aset, serta upaya digitalisasi layanan yang berhasil menarik basis nasabah lebih luas.
- Profitabilitas bank-bank anggota meningkat rata-rata 12% tahun ini.
- Investasi pada teknologi finansial (fintech) mencapai lebih dari Rp 20 triliun.
- Peningkatan rasio kecukupan modal (CAR) melebihi standar regulator.
Rosan menambahkan bahwa kapitalisasi pasar sebesar itu tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor domestik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di mata pasar modal internasional. Ia menekankan komitmen Himbara untuk terus meningkatkan tata kelola, memperluas layanan inklusi keuangan, serta mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.
Dengan landasan kuat tersebut, Himbara diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun-tahun mendatang.