Setapak Langkah – 14 April 2026 | Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) resmi mengangkat Carlos Queiroz sebagai pelatih kepala baru menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026, menandai akhir periode tanpa pimpinan teknis. Penunjukan ini diharapkan memberikan arah taktis yang jelas bagi Black Stars dalam upaya mengamankan tiket ke turnamen terbesar sepak bola.
Queiroz bukanlah sosok asing bagi dunia sepak bola internasional. Sepanjang kariernya, ia pernah melatih timnas Qatar pada Piala Dunia 2022, menjadi asisten pelatih Timnas Brazil yang meraih dua gelar Piala Dunia, serta memimpin timnas Portugal dan Iran dalam kampanye internasional. Pengalaman luasnya meliputi:
- Pelatih kepala Qatar (2021‑2023), berhasil membawa tim ke putaran 16 besar Piala Dunia 2022.
- Asisten pelatih Brazil (1998‑2002, 2016‑2019), menyumbang dua gelar juara dunia.
- Pelatih kepala Portugal (2014‑2016) dan Iran (2011‑2014).
Berpindah ke Ghana, Queiroz menghadapi tantangan berbeda. Timnas Ghana belum lolos ke Piala Dunia sejak 2014 dan baru saja menyelesaikan fase grup kualifikasi Piala Afrika 2023 dengan hasil beragam. Target utama Queiroz adalah mengoptimalkan skuad yang mengandalkan kecepatan sayap, kreativitas gelandang, dan ketangguhan lini pertahanan.
Strategi awal Queiroz berfokus pada:
- Penerapan formasi 4‑3‑3 yang menekankan transisi cepat.
- Pengembangan pemain muda seperti Mohammed Kudus dan Daniel Afriyie Barnieh.
- Peningkatan disiplin taktis melalui sesi latihan intensif dan analisis video lawan.
Reaksi publik di Ghana beragam. Sebagian penggemar menyambut kedatangan pelatih berpengalaman, sementara yang lain menuntut hasil cepat mengingat tekanan untuk kembali ke panggung dunia. GFA menegaskan dukungan penuh kepada Queiroz, termasuk penyediaan fasilitas latihan modern dan penjadwalan pertandingan persahabatan untuk mengasah kesiapan tim.
Dengan jadwal kualifikasi Afrika yang dimulai pada akhir 2024, Black Stars kini berada di jalur kritis. Jika Queiroz berhasil mengintegrasikan filosofi permainan yang fleksibel dan memaksimalkan potensi bintang domestik, Ghana memiliki peluang realistis untuk mengulang penampilan di Piala Dunia 2026.