Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | Johannes Rettob, Bupati Mimika, mengajukan usulan kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah-wilayah di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dan sekitarnya. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pada tanggal yang belum diumumkan.
Rencana infrastruktur yang diusulkan meliputi:
- Pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang menghubungkan pusat kota Timika dengan daerah pedalaman.
- Pembangunan jembatan gantung melintasi sungai-sungai besar di wilayah Mimika untuk mengurangi waktu tempuh.
- Peningkatan fasilitas pelabuhan kecil di Kabupaten Mimika untuk memperlancar distribusi barang laut.
- Pembangunan landasan pacu pendek di Timika sebagai alternatif bandara internasional.
- Pembangunan jaringan listrik dan telekomunikasi seluas 500 kilometer yang menyusuri jalur transportasi utama.
Bappenas diperkirakan akan melakukan studi kelayakan selama tiga bulan ke depan, dengan estimasi total anggaran mencapai Rp 4,5 triliun. Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten siap berkoordinasi dalam penyediaan lahan serta pendanaan tambahan.
Berbagai pihak, termasuk asosiasi pengusaha tambang, kelompok petani, serta organisasi masyarakat sipil, menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam perencanaan guna meminimalkan dampak lingkungan serta memastikan manfaat yang merata.
Jika usulan ini disetujui, proyek infrastruktur diharapkan dapat dimulai pada kuartal pertama tahun depan dan selesai dalam rentang waktu lima tahun. Keberhasilan pelaksanaan diharapkan akan meningkatkan konektivitas, memperkuat pertumbuhan ekonomi regional, serta mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Papua.