Setapak Langkah – 29 April 2026 | Panitia penyelenggara Piala Dunia FIFA 2026 di Boston resmi mengumumkan bahwa tradisi tailgating—pesta pra-pertandingan di area parkir stadion—akan tetap diizinkan bagi suporter internasional maupun lokal. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan nilai kebudayaan sepak bola serta potensi kontribusi ekonomi bagi kota.
Berikut beberapa poin penting yang harus dipatuhi oleh suporter yang ingin mengadakan tailgate:
- Area yang diperbolehkan terbatas pada zona parkir resmi di sekitar stadion, tidak melanggar jalur darurat.
- Pembatasan volume suara tidak boleh melebihi 85 desibel, dan musik harus berhenti 30 menit sebelum pintu masuk stadion dibuka.
- Alkohol hanya dapat disajikan dalam wadah tertutup dan tidak boleh dikonsumsi di dalam area stadion.
- Setiap kelompok tailgate harus mendaftar secara online minimal 48 jam sebelum pertandingan dan membayar biaya kebersihan sebesar US$15 per kendaraan.
- Petugas keamanan berhak membubarkan kegiatan bila melanggar protokol kesehatan atau keamanan.
Penegakan aturan tersebut diharapkan dapat menjaga kenyamanan semua pihak sekaligus meminimalisir risiko keamanan. Panitia juga menyiapkan fasilitas kebersihan tambahan, termasuk tempat sampah berlabel dan tim pembersih yang beroperasi 24 jam selama masa turnamen.
Secara ekonomi, tradisi tailgating diproyeksikan menyumbang pendapatan tambahan bagi Boston. Berikut perkiraan dampak ekonomi selama fase grup Piala Dunia 2026:
| Aspek | Perkiraan Nilai |
|---|---|
| Pendapatan dari penjualan makanan & minuman | US$ 3,2 juta |
| Pendapatan parkir tambahan | US$ 1,5 juta |
| Lapangan kerja sementara | ≈ 1.200 posisi |
| Peningkatan kunjungan wisatawan | ≈ 45.000 orang |
Suporter dari berbagai negara menyambut baik keputusan ini, menganggap tailgating sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman menonton sepak bola. Mereka berharap dapat menikmati makanan khas, musik, dan kebersamaan sebelum menyaksikan aksi tim kesayangan di lapangan.
Dengan regulasi yang jelas dan dukungan infrastruktur, Boston berharap tradisi tailgating dapat berjalan lancar, memberikan warna baru bagi Piala Dunia 2026, sekaligus menambah nilai ekonomi dan budaya kota.