Setapak Langkah – 30 Juni 2026 | Senin (17/04/2024), sebuah ledakan terjadi di sebuah apartemen mewah di Monte Carlo, Monako, setelah sebuah ransel yang diduga berisi bahan peledak meletus. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada pintu masuk unit serta melukai beberapa orang, termasuk seorang warga negara Ukraina yang dikenal sebagai oligarki Vadym Iermolaiev.
Vadym Iermolaiev, berusia 57 tahun, dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis terbesar di Ukraina, dengan kepemilikan di sektor energi, properti, dan pertambangan. Ia telah menjadi target sejumlah ancaman keamanan sejak konflik Rusia-Ukraina memuncak, meskipun sebelumnya tidak ada laporan serangan serupa di luar wilayah Eropa Timur.
Pihak keamanan Monako menegaskan bahwa penyelidikan akan mencakup:
- Identifikasi bahan peledak yang digunakan dan asal usulnya.
- Pencarian jejak digital dan telepon seluler yang terhubung dengan ransel sebelum ledakan.
- Wawancara saksi mata dan tetangga yang berada di sekitar apartemen pada saat kejadian.
Sejumlah sumber anonim mengindikasikan kemungkinan motif politik atau ekonomi, mengingat posisi Iermolaiev dalam jaringan bisnis internasional yang melibatkan investasi di wilayah yang bergejolak. Namun, hingga kini belum ada pihak yang mengklaim tanggung jawab secara resmi.
Pemerintah Monako juga menyatakan akan meningkatkan langkah-langkah keamanan di kawasan hunian eksklusif dan mengkoordinasikan kerja sama intelijen dengan negara-negara sahabat, termasuk Ukraina dan Prancis.
Kasus ini menambah daftar insiden keamanan tinggi di wilayah Mediterania, yang pada beberapa bulan terakhir telah mengalami peningkatan ancaman terorisme dan aksi kriminal terorganisir. Pengamat menilai bahwa serangan terhadap tokoh kaya dan berpengaruh dapat menjadi sinyal untuk meningkatkan kewaspadaan pada komunitas internasional yang tinggal di Monako.