Setapak Langkah – 25 Agustus 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa susulan dengan magnitude 7,029 di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama berkekuatan M7,7 yang melanda pulau Flores. Gempa ini tercatat pada tanggal dan jam yang sama dengan peristiwa utama, menambah beban penanggulangan bencana di daerah tersebut.
Berikut rangkuman data penting gempa susulan:
- Magnitudo: 7,029
- Kedalaman: belum dipublikasikan, diperkirakan dangkal
- Wilayah terdampak: NTT, khususnya Pulau Flores dan sekitarnya
- Jumlah laporan dirasakan: 141 kali
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa lanjutan atau aftershock lain yang dapat memperparah kerusakan. Beberapa langkah mitigasi yang dianjurkan meliputi:
- Mengamankan barang-barang berat dan rapuh di dalam rumah.
- Menjauhkan diri dari bangunan yang tampak tidak stabil.
- Menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, makanan ringan, dan air bersih.
- Mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat dan tim penyelamat.
Pihak berwenang di NTT bersama tim SAR terus melakukan evakuasi dan penilaian kerusakan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa yang signifikan, namun beberapa rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Gempa susulan ini menambah catatan sejarah aktivitas seismik di kawasan Indo‑Pasifik, yang dikenal sebagai zona subduksi aktif. BMKG terus memantau perkembangan seismik dan akan mengeluarkan peringatan tambahan jika diperlukan.