Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya narasi yang menuduh adanya pembagian keuntungan Program Masyarakat Berencana Gizi (MBG) kepada Presiden. Menurut pernyataan BGN, tuduhan tersebut tidak memiliki dasar faktual dan merupakan informasi yang menyesatkan.
Dalam penjelasan yang disampaikan, BGN menegaskan beberapa hal penting:
- Program MBG dikelola secara transparan oleh Badan Gizi Nasional dengan mekanisme akuntabel yang diawasi oleh lembaga pengawas internal dan eksternal.
- Tidak ada bukti atau dokumen resmi yang menunjukkan adanya aliran dana atau keuntungan program yang diteruskan kepada Presiden atau pejabat lain.
- Setiap alokasi dana program bersumber dari anggaran negara yang telah disetujui melalui prosedur legislasi, dan penggunaannya dipublikasikan secara rutin dalam laporan keuangan.
BGN juga menambahkan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap upaya peningkatan gizi nasional. Oleh karena itu, Badan tersebut menyerukan kepada masyarakat untuk mengandalkan sumber resmi dan menghindari penyebaran rumor yang belum terverifikasi.
Selain itu, BGN mengingatkan bahwa program MBG bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, terutama di wilayah yang rawan kekurangan gizi, melalui intervensi berbasis bukti dan kolaborasi lintas sektor. Fokus utama tetap pada pencapaian target gizi nasional tanpa intervensi politik.