Setapak Langkah – 16 Juni 2026 | Bad an Gizi Nasional (BGN) mengumumkan rencana audit menyeluruh terhadap semua dapur yang menyelenggarakan Program Makanan Bergizi (MBG) selama periode libur sekolah. Audit ini dimaksudkan untuk menilai kepatuhan, efisiensi penggunaan anggaran, serta kualitas pelayanan kepada siswa.
Langkah audit dilatarbelakangi oleh temuan sebelumnya bahwa insentif Program SPPG (Sumbangan Pendidikan dan Pengembangan Gizi) yang diberikan secara seragam sebesar Rp6 juta per dapur belum sepenuhnya tepat sasaran. Karena itu, BGN berencana menyesuaikan besaran insentif berdasarkan kriteria yang lebih objektif.
Berikut beberapa fokus utama audit yang akan dilaksanakan:
- Verifikasi penggunaan dana insentif SPPG selama tahun anggaran berjalan.
- Pengecekan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kepatuhan pada kurikulum gizi.
- Penilaian kinerja tenaga kerja, termasuk pelatihan dan sertifikasi.
- Evaluasi pencapaian target distribusi makanan bergizi kepada siswa.
Setelah audit selesai, BGN akan memperkenalkan mekanisme baru dalam penetapan insentif SPPG. Besaran insentif tidak lagi ditetapkan secara datar Rp6 juta, melainkan dihitung berdasarkan:
- Jumlah siswa yang menerima layanan MBG.
- Kualitas dan variasi menu yang disajikan.
- Hasil audit kepatuhan terhadap standar gizi dan kebersihan.
- Efisiensi penggunaan anggaran dalam operasional dapur.
Pejabat BGN menegaskan bahwa penyesuaian ini diharapkan meningkatkan akuntabilitas serta memastikan dana publik tepat guna. “Kami ingin setiap rupiah yang dialokasikan untuk SPPG memberikan dampak maksimal bagi peningkatan gizi anak sekolah,” ujar Kepala BGN dalam konferensi pers.
Implementasi kebijakan baru diproyeksikan akan dimulai pada kuartal pertama tahun ajaran berikutnya, dengan evaluasi berkala setiap enam bulan. Diharapkan, kebijakan ini dapat memacu peningkatan kualitas layanan MBG, sekaligus menurunkan potensi penyalahgunaan dana.
Pengawasan berkelanjutan dan transparansi data akan menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dapat memantau penggunaan dana publik secara real time melalui portal resmi BGN.