Setapak Langkah – 21 April 2026 | Jawa Pos melaporkan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menegaskan pentingnya menjalin komunikasi berkelanjutan dengan penyedia indeks global, khususnya MSCI, serta para investor internasional. Pernyataan tersebut mencerminkan upaya BEI untuk meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di kancah global.
MSCI, sebagai salah satu penyedia indeks terkemuka, memiliki peran krusial dalam menentukan alokasi dana investasi lintas batas. Keterlibatan BEI dalam dialog intensif dengan MSCI diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi penyusunan kriteria indeks, sehingga meningkatkan peluang saham-saham Indonesia untuk masuk dalam indeks MSCI.
Selain berkomunikasi dengan MSCI, BEI menekankan pentingnya interaksi langsung dengan investor global. Melalui pertemuan, roadshow, dan forum internasional, BEI berupaya mengumpulkan umpan balik terkait likuiditas, tata kelola, dan transparansi pasar. Insight tersebut akan dijadikan dasar perbaikan kebijakan regulasi dan praktik operasional.
- Memperkuat tata kelola perusahaan publik (Corporate Governance) sesuai standar internasional.
- Meningkatkan kualitas data keuangan dan pelaporan untuk memudahkan analisis investor.
- Menambah likuiditas melalui pengembangan instrumen derivatif dan produk investasi baru.
- Memperluas akses pasar bagi investor institusional asing.
Langkah-langkah konkret yang direncanakan BEI antara lain:
| Inisiatif | Target Waktu | Manfaat |
|---|---|---|
| Peningkatan pelaporan ESG | 2024-2025 | Memenuhi kriteria MSCI ESG Leaders |
| Pengembangan platform digital untuk data pasar | 2024 | Meningkatkan transparansi bagi investor |
| Roadshow ke kota keuangan utama | Triwulan I-III 2024 | Menarik aliran modal asing |
Dengan strategi komunikasi yang terstruktur, BEI berharap dapat memperkuat posisi pasar modal Indonesia, meningkatkan partisipasi investor global, dan pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.