Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin, menegaskan kembali posisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam menolak segala tuduhan intervensi politik yang dilayangkan kepada partainya. Dalam pernyataannya, Cak Imin menyoroti kepedulian PKB terhadap Nahdlatul Ulama (NU) sebagai wujud tanggung jawab moral yang melekat pada sejarah panjang hubungan kedua organisasi.
Berikut beberapa poin utama yang diungkapkan oleh Cak Imin dalam konferensi persnya:
- PKB menolak keras tuduhan bahwa partainya berusaha mengintervensi urusan internal NU.
- Kepedulian PKB terhadap NU bukan sekadar strategi politik, melainkan tanggung jawab historis yang harus dijaga.
- Setiap kebijakan atau dukungan politik PKB akan selalu diukur dari dampaknya terhadap kesejahteraan umat dan stabilitas sosial.
Cak Imin juga menegaskan bahwa hubungan PKB-NU harus tetap bersifat dialogis dan saling menghormati, mengingat kedua entitas tersebut memiliki kontribusi signifikan dalam dinamika politik dan keagamaan nasional. Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat menahan diri dari spekulasi yang dapat memecah belah persatuan.