Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menyiapkan pasokan gas industri untuk Jawa Barat yang bersumber dari wilayah timur Indonesia, mulai dari Maluku hingga Papua. Upaya ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengoptimalkan sumber energi domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Berikut rangkaian tahapan utama dalam rantai pasokan gas industri tersebut:
- Eksplorasi dan produksi gas di blok-blok lepas pantai Maluku dan Papua.
- Pengekstrakan dan pencairan LNG di fasilitas regasifikasi lokal.
- Transportasi LNG menggunakan kapal khusus ke pelabuhan penyalur di Jawa Barat.
- Regasifikasi akhir dan distribusi ke pabrik-pabrik serta kawasan industri di Bandung, Bekasi, dan Cikarang.
Data perkiraan volume pasokan untuk tahun 2025 ditunjukkan dalam tabel berikut:
| Wilayah Sumber | Volume (juta m³/tahun) |
|---|---|
| Maluku | 150 |
| Papua | 120 |
| Total | 270 |
Pasokan ini diharapkan dapat menurunkan biaya produksi bagi sektor manufaktur di Jawa Barat, memperkuat daya saing industri, serta menciptakan lapangan kerja baru di bidang logistik dan energi. Bahlil menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau kualitas dan kelancaran distribusi, serta memastikan harga gas tetap terjangkau bagi pelaku usaha.
Ke depan, kementerian ESDM berencana memperluas jaringan pasokan ke provinsi lain yang juga memiliki kebutuhan industri tinggi, sambil terus mengembangkan sumber energi terbarukan sebagai pelengkap.