Setapak Langkah – 30 April 2026 | Anggota Komisi VIII DPR RI, Derta Rohidin, menekankan bahwa upaya meningkatkan keselamatan kereta api perkotaan (KRL) harus bersifat menyeluruh, bukan sekadar meninjau kembali kebijakan gerbong khusus perempuan.
Derta mengusulkan beberapa langkah strategis, antara lain:
- Peningkatan dan modernisasi sistem sinyal otomatis.
- Penjadwalan rutin inspeksi rel serta perawatan berkala pada peralatan kereta.
- Pelatihan intensif bagi masinis dan petugas operasi mengenai protokol keselamatan.
- Penyediaan sarana pemadam kebakaran dan peralatan evakuasi di setiap stasiun utama.
- Pembentukan tim monitoring independen yang melaporkan kinerja keselamatan secara berkala kepada publik.
Selain itu, Derta menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai serta transparansi penggunaan dana untuk proyek perbaikan infrastruktur. Ia berharap pemerintah dan operator KRL dapat berkolaborasi dengan lembaga legislatif untuk merumuskan regulasi yang menekankan standar keselamatan tinggi.
Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalisir, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh penumpang, termasuk perempuan yang selama ini menjadi fokus kebijakan khusus.