Setapak Langkah – 24 April 2026 | Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI perlu terus berinovasi untuk memperkuat perannya sebagai tulang punggung pariwisata nasional. Menurutnya, kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi massal, tetapi juga sebagai atraksi wisata yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dalam pernyataannya, Soekartono menyoroti beberapa tantangan yang harus dihadapi KAI, antara lain infrastruktur yang masih terbatas, layanan yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan destinasi wisata, serta kurangnya promosi yang menonjolkan pengalaman berkereta sebagai bagian dari paket wisata.
Langkah inovatif yang disarankan
- Pengembangan rute wisata khusus: Membuka jalur kereta yang menghubungkan kota besar dengan objek wisata alam, budaya, dan sejarah, misalnya rute ke kawasan pegunungan, pantai, atau situs warisan UNESCO.
- Modernisasi fasilitas di stasiun: Menyediakan area informasi wisata, galeri foto, serta layanan tiket terintegrasi dengan platform digital untuk memudahkan perencanaan perjalanan.
- Kemitraan dengan operator tur: Mengintegrasikan paket tur berbasis kereta api yang mencakup transportasi, akomodasi, dan panduan lokal.
- Peningkatan layanan onboard: Menyajikan kuliner khas daerah, hiburan budaya, dan informasi destinasi melalui sistem hiburan dalam kereta.
- Digitalisasi dan big data: Memanfaatkan data penumpang untuk mengoptimalkan jadwal, mengidentifikasi tren wisata, serta menyesuaikan penawaran tarif.
Soekartono menambahkan bahwa inovasi tersebut tidak hanya akan meningkatkan volume penumpang, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata. Ia mengajak pemerintah, KAI, dan pelaku industri wisata untuk bekerja sama dalam menyusun kebijakan yang mendukung investasi infrastruktur serta promosi terpadu.
Dengan dukungan regulasi yang tepat dan alokasi anggaran yang memadai, KAI diharapkan dapat bertransformasi menjadi jaringan transportasi yang ramah wisatawan, menghubungkan lebih banyak destinasi, serta menambah nilai pengalaman perjalanan di Indonesia.