Setapak Langkah – 19 April 2026 | Al-Muhajirien Model United Nations (AMUN) 2026 kembali digelar dengan tujuan utama mengasah kemampuan berpikir kritis siswa melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kegiatan ini melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang berperan sebagai delegasi negara‑negara anggota PBB.
Selama rangkaian acara, peserta diajarkan cara merumuskan resolusi, berdebat, serta bernegosiasi untuk mencapai konsensus. Pendekatan ini menekankan analisis mendalam terhadap isu‑isu global, sehingga siswa tidak hanya menghafal fakta, melainkan belajar menilai konsekuensi kebijakan secara holistik.
Berikut adalah tahapan utama dalam simulasi AMUN 2026:
- Persiapan: Setiap delegasi menerima briefing tentang negara yang diwakili, posisi politik, dan prioritas kebijakan.
- Riset: Siswa melakukan penelitian mandiri mengenai isu yang diangkat, termasuk data statistik, perjanjian internasional, dan perspektif negara terkait.
- Penyusunan Resolusi: Kelompok menyusun draft resolusi yang mencakup solusi praktis dan realistis.
- Debat dan Negosiasi: Di dalam sidang pleno, delegasi berargumen, mengajukan amendemen, dan berusaha membangun aliansi untuk memperoleh dukungan mayoritas.
- Pengambilan Keputusan: Resolusi yang berhasil memperoleh mayoritas suara menjadi keputusan simulasi, mencerminkan proses legislatif internasional yang sesungguhnya.
Para guru dan fasilitator menilai bahwa metode pembelajaran berbasis simulasi ini efektif meningkatkan kemampuan analitis, retorika, serta kerja sama tim. Selain itu, siswa menjadi lebih sadar akan peran mereka sebagai warga dunia yang dapat memberikan kontribusi pada penyelesaian masalah global.
Keberhasilan AMUN 2026 diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain untuk mengintegrasikan aktivitas serupa dalam kurikulum, sehingga generasi muda Indonesia lebih siap menghadapi tantangan internasional dengan pemikiran kritis dan solusi inovatif.