Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Aliansi Me(i) mengumumkan rencana aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Monumen Nasional (Monas) sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pendidikan yang diajukan Presiden Prabowo Subianto. Aksi ini dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia akan berpartisipasi, menegaskan peran aktif generasi muda dalam proses demokrasi dan pengambilan kebijakan publik.
Aliansi Me(i) menyampaikan enam tuntutan utama yang harus dipenuhi pemerintah, antara lain:
- Peninjauan kembali kurikulum nasional untuk mengurangi beban materi berlebih.
- Peningkatan alokasi anggaran pendidikan (APBN) khusus untuk perguruan tinggi negeri.
- Pembentukan mekanisme beasiswa berbasis prestasi dan kebutuhan tanpa diskriminasi.
- Penghapusan sistem penilaian berbasis ujian akhir yang menekan mental mahasiswa.
- Penjaminan kebebasan akademik dan otonomi institusi pendidikan tinggi.
- Transparansi dalam penetapan kebijakan pendidikan melalui forum dialog terbuka dengan semua pemangku kepentingan.
Aliansi menegaskan bahwa kebijakan yang diusulkan saat ini belum mencerminkan aspirasi mahasiswa dan menuntut adanya ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dan dunia pendidikan.
Sampai saat penulisan artikel ini, pihak pemerintah belum memberikan respons resmi, namun dikabarkan akan meninjau kembali aspirasi yang diajukan.
Demonstrasi diperkirakan akan berjalan damai dengan pengamanan yang dikoordinasikan oleh kepolisian, sekaligus menjadi ajang penyampaian pesan kuat dari mahasiswa kepada pemerintah.