Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, sebagai bentuk tekanan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut. Demonstrasi tersebut melibatkan ribuan warga yang menuntut pemerintah daerah agar tidak menghentikan bantuan makanan bergizi bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu.
Program MBG, yang diluncurkan pada awal tahun ini, bertujuan menyediakan makanan bergizi secara gratis di sekolah-sekolah dan puskesmas wilayah Jakarta Timur. Selama beberapa bulan pelaksanaannya, program ini telah mencakup lebih dari 50.000 anak sekolah dan ribuan keluarga rentan, meningkatkan asupan gizi serta menurunkan tingkat kekurangan gizi di daerah tersebut.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat dalam aksi tersebut:
- Mempertahankan alokasi anggaran khusus untuk MBG hingga akhir tahun.
- Memperluas jangkauan program ke daerah-daerah yang belum terlayani.
- Meningkatkan transparansi penggunaan dana dan pelaporan hasil secara berkala.
- Memberikan pelatihan gizi kepada guru dan tenaga kesehatan setempat.
Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan respons resmi terkait tuntutan tersebut, namun menjanjikan akan meninjau kembali anggaran dan efektivitas program. Jika MBG dihentikan, risiko peningkatan angka stunting dan malnutrisi di kalangan anak-anak Jakarta Timur diperkirakan akan kembali meningkat.
Aliansi Masyarakat menegaskan komitmennya untuk terus memantau pelaksanaan program dan siap menggalang aksi kembali bila kebijakan tersebut tidak dipertahankan. Mereka berharap pemerintah dapat melihat MBG bukan sekadar program bantuan, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi muda.